Agen Bola – Pelatih Glasgow Celtic Brendan Rodgers merasa sakit hati setelah timnya kalah 1-7 dari Paris Saint-Germain (PSG) di matchday kelima Grup B Liga Champions 2017-2018, Kamis (23/11/2017) dini hari WIB. Hal yang membuat Rodgers sakit hati karena The Bhoys –julukan Celtic– unggul 1-0 lebih dulu via Moussa Dembele, namun ujung-ujungnya mereka kalah 1-7.

Setelah gol Dembele, sisa pertandingan di bawah kendali PSG. Serangan bertubi-tubi dilancarkan Neymar Jr dan kawan-kawan ke gawang Celtic.

Kemenangan atas Celtic membuat Les Parisiens –julukan PSG– semakin kukuh di puncak klasemen Grup B Liga Champions 2017-2018 dengan koleksi 15 angka. Mereka unggul tiga poin dari Bayern Munich di posisi dua. Celtic? Tertahan di tempat ketiga dengan poin tiga. Agen Sbobet

“Ini terasa sakit sekali. Kami kebobolan tujuh gol di Barcelona musim lalu. Tapi ada banyak momen di laga ini, di mana kami merasa lebih baik. Kami harus mengagumi kualitas mereka (PSG),” ujar Rodgers mengutip dari Agen Judi, Jumat (24/11/2017).

Harapan Celtic untuk lolos ke 16 besar sudah berlalu. Namun, mereka masih memiliki harapan untuk mentas di 32 besar Liga Eropa. Caranya minimal meraih hasil imbang saat bertemu Anderlecht di matchday terakhir.

“PSG selalu mengancam akan mencetak beberapa gol luar biasa dan saya bangga dengan para pemain PSG. Kami kecewa dengan gol dan peluang yang diberikan dan kami siap dihukum atas kekalahan tersebut,” papar mantan juru taktik Liverpool itu.

“Hal itu itu berlanjut ke pertandingan terakhir dan kami masih memiliki peluang lolos ke Liga Eropa. Kami datang ke sini untuk bermain melawan tim terbaik dari yang terbaik,” tutup pelatih berusia 44 tahun itu. Agen Casino

 
 

Please rate this

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here