Penyerang asal Argentina, Carlos Tevez, menyebut karirnya selama di Tiongkok tidak ubahnya sebagai periode liburan. Padahal, Tevez mendapatkan gaji dalam jumlah yang sangat fantastis dari klub yang pernah dibelanya.

Tevez memutuskan pindah dari Boca Juniors untuk bergabung dengan klub asal Tiongkok, Shanghai Shenhua pada awal tahun 2017. Mantan pemain Juventus ini mendapatkan gaji 762.000 euro per pekan atau Rp 12 miliar dalam satu minggu.

Dengan jumlah gaji tersebut, Tevez menjadi pemain dengan gaji paling mahal di dunia. Namun, selama bermain di Tiongkok, tidak ada kontribusi masif yang diberikan oleh Tevez di Negeri Tirai Bambu.

“Saya sedang berlibur selama tujuh bulan di Tiongkok. Tidak masalah jika pelatih dan presiden Shanghai mengkritik saya, saya tak tahu apa yang saya lakukan selama di sana,” ucap Tevez.

Tevez kini telah mengakhiri karirnya di Shanghai. Kontrak pemain berusia 33 tahun diputus oleh pihak klub. Kini, Tevez kembali bermain di Boca Juniors.

Namun, sebuah hadangan harus diterima oleh Tevez. Pihak klub memang menerima kembalinya eks pemain Manchester City dengan tangan terbuka. Namun, ada beberapa kalangan, terutama dari pihak suporter, yang menolak kehadiran Tevez di Boca.

“Saya tahu ada orang-orang yang tidak senang dengan kepindahan saya. Tapi, itu adalah hal yang normal. Sekarang fans akan kembali melihat saya bermain di Boca. Semoga mereka senang dan bahagia,” tandas Tevez.

Prediksi Jitu  | Prediksi Togel  | Prediksi Bola

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here