Agen Bola – Legenda Manchester United Gary Neville menyebut skuat Setan Merah kurang terorganisir dan tak ada pemain yang memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dalam tim tersebut.

Kecaman itu ia lontarkan setelah melihat pasukan Jose Mourinho tersebut menjalani pertandingan melawan Leicester City di King Power Stadium, Minggu (24/12) dini hari WIB. Saat itu MU gagal menang dan ditahan imbang 2-2 oleh sang tuan rumah.

Gol kedua Leicester sendiri dicetak oleh Harry Maguire, empat menit di waktu waktu injury time babak kedua. Proses gol inilah yang disorot oleh Neville. Agenc Sbobet

Beberapa saat sebelum gol tersebut tercipta, Chris Smalling mengalami cedera. Namun ia terpaksa tak bisa keluar lapangan karena jatah pergantian pemain sudah habis.

Neville menyebut Smalling melakukan kesalahan. Sebab saat cedera ia tidak segera meminta bantuan dari rekan-rekannya untuk memperkuat lini pertahanan. Hal tersebut justru dilakukan oleh Phil Jones. Agen Judi

Jones sempat meminta Victor Lindelof untuk pindah dari bek kanan ke bek tengah. Bek asal Inggris itu kemudian juga meminta Ander Herrera untuk mengisi pos bek kanan. Namun Herrera mengabaikannya dan malah menyuruh Henrikh Mkhitaryan untuk mengisi pos tersebut. Hal ini membuat Neville kian geram.

“Kemudian Phil Jones menyadari bahwa hal itu telah terjadi dan mencoba untuk mengatur kembali pertahanan timnya – seperti yang saya lihat, Ander Herrera menolak untuk mengisi pos bek kanan dan memberi tahu Henrik Mkhitaryan untuk ke posisi itu. Tiba-tiba Smalling duduk di lapangan dan kemudian keluar lapangan dan kemudian kembali di posisi  bek tengah. Ia akhirnya berduel dengan Harry Maguire,” ujarnya pada Sky Sports.

“Anda tidak bisa percaya disorganisasi dan kurangnya kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Manchester United pada akhir pertandingan itu dalam sebuah pertandingan yang seharusnya mereka menangkan. Jose akan marah saat melihatnya kembali,” seru Neville.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here