Agen Bola – Liverpool harus menelan pil pahit di matchday kelima Grup E Liga Champions 2017-2018. Sempat unggul 3-0 saat half-time atas tuan rumah Sevilla, Rabu (22/11/2017) dini hari WIB, The Reds harus puas pulang ke Inggris dengan raihan satu poin saja, lantaran skor akhir di Ramon Sanchez Pizjuan adalah 3-3!

Liverpool unggul cepat via Roberto Firmino di menit kedua, sebelum digandakan Sadio Mane pada menit 22. Brace Firmino di menit 30 membuat Liverpool unggul 3-0 saat half-time.

Namun, penampilan pasukan Jurgen Klopp di babak kedua sangat mengecewakan. Kelemahan Liverpool di aspek set-piece dan minimnya kedisiplinan serta konsentrasi di sektor pertahanan berhasil diekspos Sevilla dengan sangat baik. Agen Sbobet

Dua gol Wissam Ben Yedder di menit 51 dan 60, serta gol Pizarro di pengujung laga, tepatnya di menit 90+3, membuat skor akhir laga menjadi 3-3. Comeback yang brilian dari Sevilla, sementara Liverpool harus gigit jari.

Agen Judi – Liverpool pun harus menentukan nasib mereka, terkait kelolosan ke fase knockout, hingga matchday pamungkas. Liverpool akan menjamu juara Rusia, Spartak Moskow di Anfield, pada matchday enam yang akan dihelat dua pekan mendatang.

Legenda Liverpool yang kini aktif jadi pandit, Jamie Carragher pun tak bisa menahan diri untuk ‘mengutuk’ performa mantan timnya, terutama di sektor pertahanan.

“Entah apa yang harus saya katakana soal defense Liverpool, ini sungguh memalukan. Kami jelas membuang secara cuma-cuma tiga poin yang sudah dalam genggaman,” buka Carragher seperti dilansir Agen Casino.

“Saya ingin mengutuk, mengumpat ketika melihat babak kedua itu. Untuk unggul 3-0 dan melihat bagaimana Liverpool memberikan gol demi gol pada lawan, ini sungguh membuat frustrasi. Soal kepandaian di sebuah laga, menonton Liverpool seperti menonton anak-anak bermain sepakbola!” kecam pria berusia 39 tahun itu.