Agen Bola – Tak ada yang meragukan bahwa striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic, merupakan salah satu penyerang terbaik dalam sejarah sepakbola. Namun begitu, Ibra kerap dianggap belum lengkap menjadi pemain terbaik karena belum menjuarai Liga Champions.

Selama ini, Ibra dikenal sebagai pemain yang bakal memberikan jaminan juara pada tim yang dibelanya, utamanya di liga domestik. Tercatat, kala striker berkebangsaan Swedia itu berseragam Ajax Amsterdam, Inter Milan, AC Milan, Barcelona, hingga Paris Saint-Germain (PSG), semua tim tersebut selalu berjaya di liga mereka masing-masing.

Kendati demikian, Ibra harus menerima nasib buruk yang menimpa dirinya, di mana dirinya selalu gagal menjuarai Liga Champions. Misalnya saja semasa dirinya membela Inter, di mana klub berjuluk Nerazzurri itu selalu gagal merajai Eropa. Namun, semusim setelah Ibra hengkang ke Barcelona, Inter justru menyabet treble winner, termasuk di antaranya juara Liga Champions. Agen Sbobet

Ibra sendiri pun mengaku bahwa ia sebenarnya ingin menjuarai turnamen antarklub palng bergengsi di Eropa tersebut. Kendati begitu, ketika dihadapkan pada pilihan antara juara Liga Champions atau trofi-trofi yang telah didapatnya selama ini, striker bertubuh jangkung itu justru lebih memilih tetap menerima kondisinya seperti sekarang.

Pasalnya, Ibra menilai bahwa lebih baik menjadi pemain yang dikenang karena telah menorehkan banyak prestasi di berbagai negeri daripada memiliki satu musim yang luar biasa dan menjadi juara Liga Champions, namun kemudian dilupakan karena tidak berprestasi lagi.

“Saya kurang satu trofi. Namun saya berkata kepada diri saya sendiri: jika saya memenangkan Liga Champions, akankah saya menjadi pemain yang lebih baik? Tidak. Dengan tidak memenangkannya, apakah saya akan menjadi lebih buruk? Tidak,” ucap Ibra, menyadur dari Agen Judi, Minggu (10/12/2017).

“Saya sungguh ingin memenangkannya, setiap musim yang saya mainkan saya ingin memenangkannya: namun, biarkan saya mengembalikan ini kepada setiap pemain yang memiliki satu musim luar biasa dan memenangkan Liga Champions, kemudian menghilang dan tidak memenangkan apapun lagi,” lanjutnya.

“Di sisi lain, saya telah secara konsisten setiap tahun – maksud saya benar-benar setiap tahunnya. Saya tidak mau mengubah 20 tahun ini atau 33 trofi yang telah saya menangkan untuk satu Liga Champions, karena saya membuktikan setiap tahun siapa saya sebenarnya dan saya mendominasi setiap tahun,” tuntas striker 36 tahun itu. Agen Casino

Togel Sydney, Togel Sgp, Togel Hongkong